Jenis – Jenis Investasi Reksadana yang Perlu Diketahui Bagi Pemula

Ketika kamu sudah memiliki pendapatan sendiri, pasti yang diinginkan ialah membeli apapun yang sebelumnya belum bisa kamu beli. Kamu pasti akan merasa senang dan puas bila pada akhirnya bisa membeli barang yang sudah lama kamu inginkan namun sudah lama belum bisa membelinya karena tidak memiliki uang yang cukup. Bersenang-senang memang diperbolehkan, tetapi jangan lupa bahwa berinvestasi juga satu hal yang sangat penting.

Pada saat kamu mendapatkan penghasilan bulanan, ada baiknya bila sisihkan sebagian uangnya untuk berinvestasi. Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan berinvestasi, salah satunya yaitu sebagai modal masa depan. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Mulai dari jenjang pendidikan, jenjang karir, kebutuhan hidup dan sebagainya seakan-akan masih menjadi sebuah misteri. Namun, dengan berinvestasi setidaknya kamu akan merasa lebih terjamin dan terlindungi.

Banyak sekali jenis-jenis investasi yang bisa dijadikan solusi, salah satunya yaitu investasi reksadana. Dibandingkan emas, saham dan properti, investasi reksadana mungkin masih tergolong asing di telinga para generasi muda. Masih banyak pemula yang belum mengetahui atau masih cenderung awam mengenai investasi reksadana ini. Pada intinya, investasi reksadana merupakan suatu wadah untuk pengelolaan modal dari investor kepada manajer investasi ke dalam portfolio efek.

Portfolio efek itu sendiri merupakan suatu kumpulan surat-surat berharga, seperti saham, obligasi, deposito dan sebagainya yang pada nantinya modal yang telah kamu tanamkan akan dipecah ke beberapa instrumen. Selain itu, modal yang telah kamu tanamkan juga tidak akan terpaku kepada satu perusahaan saja, melainkan ke beberapa perusahaan. Sehingga bila suatu perusahaan mengalami penurunan nilai, maka risiko yang akan kamu hadapi tidak akan terlalu berdampak.

Memang terdengar rumit, namun perlu diketahui bahwa investasi reksadana merupakan salah satu bentuk investasi yang memiliki nilai risiko rendah. Bila pintar melakukannya, maka dapat dipastikan modal yang telah kamu tanamkan akan berkembang menjadi lebih besar dengan keuntungan fantastis. Nah, bagi pemula, yuk ketahui dulu jenis-jenis investasi reksadana yang bisa dijadikan pilihan mu.

Jenis-Jenis Investasi Reksadana

1. Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang merupakan jenis investasi reksadana yang cenderung memiliki risiko rendah namun juga hasil yang terbatas. Investasi reksadana pasar uang dilakukan dengan cara menempatkan modal atau dana investasi di produk pasar uang dengan jangka waktu kurang dari 1 tahun, seperti sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan deposito.

2. Reksadana Saham

Sesuai dengan namanya, reksadana saham yaitu memasukan portfolio investasi dalam bentuk saham. Walau memiliki tingkat risiko yang tinggi, reksadana saham juga memberikan peluang untuk memberikan nilai investasi yang tinggi. Hal tersebut dipengaruhi oleh nilai saham yang berubah setiap waktunya.

3. Reksadana Pendapatan Tetap

Jenis reksadana ini memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan reksadana pasar uang. Hanya saja, imbal yang pada nantinya akan dihasilkan pun juga menjadi lebih tinggi. Reksadana pendapatan tetap ialah bentuk investasi yang dilakukan dalam produk bersifat hutang, obligasi, ataupun produk keuangan lainnya yang memiliki risiko terukur.

4. Reksadana Campur

Reksadana campur ialah kombinasi investasi antara produk saham dan produk hutang yang perbandingannya dapat disesuaikan, sehingga tidak dapat termasuk ke dalam kategori reksadana pendapatan tetap ataupun reksadana saham. Potensi risiko yang di dapat cenderung lebih tinggi dibandingkan reksadana pendapatan tetap namun lebih rendah dibandingkan reksadana saham.

Banyak jenis-jenis investasi reksadana yang bisa dijadikan sebagai solusi finansial mu sekaligus sebagai aset masa depan. apa kamu tertarik untuk mulai melakukan investasi reksadana. Selain menentukan jenis investasi reksadana yang akan kamu pilih, langkah lainnya yang perlu kamu lakukan ialah mempertimbangkan beberapa hal, seperti tingkat risiko, jangka waktu, biaya yang perlu dikeluarkan dan sebagainya, guna menghindari penyesalan dan hal-hal yang tidak diinginkan.

Jika kamu tertarik untuk berinvestasi reksadana, baca dulu informasi di https://www.cekaja.com/info/kiat-investasi-reksa-dana-untuk-pemula/ agar tidak salah mengambil langkah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *